Daftar
Isi :
1
Komunikasi Efektif
2
Pentingnya Komunikasi Efektif dengan Anak Usia Dini
3
Komunikasi Efektif dengan Anak Usia Dini
3.1
Menjadi Pendenganr Yang Baik
3.2
Melibatkan Bahasa Tubuh
3.3
Memperhatikan Suasana Hati Anak
3.4
Menggunakan Kata-kata Yang Memotivasi
3.5
Menghindari Kata Jangan atau Tidak
3.6
Menggunakan Bahasa Yang Mudah Dipahami
3.7
Kontak Mata
Komunikasi
dapat diartikan sebagai suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan dan
pengolahan pesan yang terjadi di dalam diri seseorang dan atau di antara dua
atau lebih dengan tujuan tertentu.
Komunikasi
Efektif
Komunikasi
efektif adalah kejadian saling memahami apa yang dimaksud oleh si pemberi pesan
dan yang menerima pesan. Cara komunikasi dikatakan menjadi komunikasi efektif
ketika proses yang dilakukan memiliki dampak perubahan pada sisi positif dan
memberi kemajuan perkembangan; khususnya dalam hal ini adalah anak usia dini.
Komunikasi
efektif yaitu komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap atau perilaku
pada anak yang bisa terlihat dalam proses komunikasi. Tujuan dari komunikasi
efektif adalah memberikan kemudahan dalam memahami pesan yang disampaikan
antara pemberi informasi dan penerima informasi sehingga bahasa yang digunakan
oleh pemberi informsi lebih jelas dan lengkap, serta dapat dimengerti dan
dipahami dengan baik oleh penerima informasi.
Beberapa indikator komunikasi efektif yaitu :
Pemahaman,
kemampuan memahami pesan secara cermat sebagaimana di maksudkan oleh pemberi
pesan.
Kesenangan,
yakni apabila proses komunikasi itu selain berhasil menyampaikan informasi,
juga dapat berlangsung dalam suasana yang menyenangkan bagi kedua belah pihak.
Pengaruh
pada sikap, apabila penerima setelah menerima pesan kemudian sikapnya berubah
sesuai dengan makna pesan iang disampaikan.
Hubungan
yang semakin baik, bahwa dalam proses komunikasi efektif secara tidak sengaja
meningkatkan tingkat kualitas hubungan interpersonal.
Tindakan,
kedua belah pihak yang berkomunikasi melakukan tindakan sesuai pesan yang
dikomunikasikan.
Pentingnya
Komunikasi Efektif dengan Anak Usia Dini
Komunikasi
yang efektif di dalam keluarga akan berdampak pada hubungan yang baik antar
anggota keluarga.
Komunikasi
efektif akan membuat semua anggota keluarga dengan mudah menyampaikan pendapat,
pikiran, dan perasaan mereka sehingga suasana rumah menjadi aman, nyaman dan
menyenenangkan
Anak
yang tumbuh di keluarga yang mempunyai komunikasi yang efektif akan tumbuh
menjadi anak/remaja yang percaya diri, mampu menjadi pendengar yang baik, serta
mampu mengendalikan diri baik di rumah maupun di sekolah.
Komunikasi
Efektif dengan Anak Usia Dini
Komunikasi
efektif dengan anak usia dini dapat dilakukan apabila memiliki kemampuan
berbahasa yang efektif, berbicara dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh
anak, kemampuan dan kemauan mendengarkan apa yang disampaikan oleh anak,
memahami perasaan anak, maupun sikap dan perilakunya.
Beberapa tips untuk melakukan komunikasi efektif dengan anak usia dini; antara lain :
1)
Menjadi Pendengar yang Baik.
Jadilah
pendengar yang baik saat anak berbicara atau bercerita. Mendengarkan dengan
penuh perhatian merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan dari kebiasaan anak.
Mereka pada saat tertentu mengingingkan apa yang dibicarakan supaya
diperhatikan dan didengarkan. Mengarkan pendapat, pikiran, dan ungkapan
perasaan anak.
2)
Melibatkan Bahasa Tubuh.
Bacalah
bahasa tubuh/perilaku anak. Dukung ksomunikasi verbal dengan komunikasi nonverbal,
dengan bahasa tubuh yang mudah diinterpretasikan dan mudah dimengerti oleh
anak-anak. Karena hal ini termasuk cara komunikasi yang baik. Gunakan ekspresi
wajah atau bahasa tubuh yang sesuai agar anak bisa lebih mudah memahami.
3)
Memperhatikan Suasana Hati Anak.
Perhatikan
suasana hati anak saat berkomunikasi. Jika anak masih diliputi emosinya yang
memuncak hingga membuatnya sulit berbicara, orang tua jangan memaksakan anak
untuk segera bicara.
4)
Menggunakan Kata-kata yang Memotivasi.
Menggunakan
kata-kata yang baik untuk memberi semangat dan membentuk anak Kata-kata yang
baik membawa hasil yang menyenangkan. Kata–kata tersebut membuat anak lebih
percaya diri dan membantu anak untuk bertingkah laku den[1]gan lebih baik untuk
mencoba lebih giat, dan untuk mencapai tujuan yang lebih banyak lagi.
5)
Menghindari Kata Jangan atau Tidak.
Katakan
kepada anak apa yang harus dilakukannya, dari pada mengatakan apa yang tidak
boleh dilakukan. Menghilangkan kata jangan memang sulit, khususnya bagi orang
dewasa yang sudah terbiasa menggunakannya Lakukan ajakan dengan kata yang
positif dan melarang dengan alasan yang mudah dipahami anak.
6)
Menggunakan Bahasa yang Mudah Dipahami.
Gunakan
bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti anak. Buatlah dialog interaktif
disertai berbagi istilah metafora yang diambil dari dunia anak. Gunakan
kata-kata yang benar dan jelas ketika berbicara dengan anak. Hindari mengikuti
ucapan anak yang belum jelas; misalnya .
7)
Kontak Mata.
Tataplah
anak dengan kasih sayang ketika berbicara. Berkomunikasi dengan pandangan mata
sejajar Kontak mata dapat meningkatkan komunikasi. Usahakan duduk secara
berhadapan dengan anak dan pastikan bahwa harus disertai kontak mata yang baik
antara orang tua dan anak. Jika berbicara dengan anak yang masih sangat kecil,
perlu untuk embungkuk/berlutut sampai sejajar.
Referensi :
Menjadi
Orangtua Hebat untuk Keluarga dengan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Jakarta 2016
Implementasi
Komunikasi efektif dalam Pembelajaran Anak Usia Dini di TK Rumah Citta
Yogyakarta, Vava Imam Agus Faisal Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa
Tengah.
Mengembangkan
Komunikasi Yang Efektif pada Anak Usia Dini, Rafidhah Hanum, Dosen Fakultas
Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry, Aceh
Sumber :
https://insanq.co.id/artikel/tips-komunikasi-efektif-dengan-anak-usia-dini/#:~:text=Komunikasi%20efektif%20dengan%20anak%20usia%20dini%20dapat%20dilakukan%20apabila%20memiliki,anak%2C%20maupun%20sikap%20dan%20perilakunya.

Komentar
Posting Komentar